Maulana Abbas 0 Comments

Wali Kota Tangerang Ajak PTS Se-Banten Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi

Tangerang, 5 Mei 2025 – Suasana Ballroom Novotel Tangerang pagi itu beda dari biasanya. Bukan karena ada promo sarapan gratis, tapi karena Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, tampil penuh semangat di acara silaturahmi bareng pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Banten. Acara ini digelar oleh tiga organisasi keren: APTISIABPPTSI, dan APPERTI Banten. Misi utamanya? Nggak lain dan nggak bukan adalah mempererat sinergi demi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Banten.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, H. Sachrudin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. “Kalau sinergi ini kuat, bukan cuma akreditasi yang naik, tapi juga daya saing anak-anak kita,” ujarnya sambil disambut tepuk tangan hangat para peserta.

Yang bikin acara makin hangat (selain AC ballroom yang kayaknya disetel pas banget), adalah kehadiran tokoh-tokoh penting dari berbagai kampus swasta di Banten. Salah satunya adalah Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM, wakil dari Universitas Raharja. Bukan cuma hadir, beliau juga bikin kejutan kecil: menyerahkan buku terbaru karyanya langsung ke Pak Wali. Nggak main-main, bukunya fresh from the press! Bisa jadi bacaan wajib buat kamu yang mau ngerti arah masa depan pendidikan digital.

Kehadiran para pimpinan kampus ini jadi bukti bahwa sinergi bukan cuma jargon kosong. Ada banyak potensi yang bisa digarap bareng, mulai dari peningkatan kualitas dosen, inovasi teknologi dalam pembelajaran, sampai kolaborasi riset. Intinya, jangan jalan sendiri-sendiri, nanti malah nyasar!

Acara ini diakhiri dengan suasana hangat penuh tawa dan ide-ide segar. Bukan cuma ngopi bareng, tapi juga ngebahas masa depan pendidikan tinggi dengan gaya santai tapi bermakna. Seperti kata Pak Wali, “Pendidikan itu investasi masa depan. Harus dikelola bersama, biar hasilnya juga maksimal.”

Jadi, buat kamu yang punya cita-cita bikin kampus makin keren, yuk mulai dari kolaborasi dan komunikasi. Karena zaman sekarang, sukses itu bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang bisa bareng-bareng sampai tujuan.

Leave a Comment