
Cara Membaca Peringkat AD Scientific Index Universitas Raharja
Kartu peringkat Universitas Raharja di AD Scientific Index dibaca dari atas ke bawah, lalu dari tiga kolom yang sejajar. Di atas tertulis nama kampus, negara Indonesia, dan musim 2027. Di bawahnya ada tiga kartu: WORLD, ASIA, dan INDONESIA. Urutan yang dipakai artikel ini diambil pada 17 Oktober 2026.
Gambar di atas diambil dari halaman institusi AD Scientific Index pada 17 Oktober 2026. Kartu Indonesia ada di kanan: urutan 71 dari 2.208 institusi. Kartu Asia di tengah, kartu dunia di kiri.
Langkah membaca tiga kartu
- Baca label kartu dulu. INDONESIA, ASIA, dan WORLD adalah tiga daftar yang terpisah.
- Baca angka besar. Indonesia 71, Asia 1.692, dunia 4.184. Angka yang lebih kecil berarti posisi yang lebih depan di daftar itu.
- Baca penyebutnya. Indonesia dari 2.208 institusi, Asia dari 10.772, dunia dari 19.676.
- Baca lencana hanya di tempatnya tertulis. Pada tangkapan ini, lencana S10 Advancing Top 6.000 ada di kartu dunia.
- Baca catatan di bawah kartu: diurutkan berdasarkan Total H-Index pada kumpulan institusi yang dipilih.
| Cakupan | Urutan | Dari berapa institusi | Tulisan di kartu |
|---|---|---|---|
| Indonesia | 71 | 2.208 | INDONESIA |
| Asia | 1.692 | 10.772 | ASIA |
| Dunia | 4.184 | 19.676 | WORLD, lencana S10 Advancing Top 6.000 |
AD Scientific Index menulis bahwa snapshot ini diurutkan berdasarkan Total H-Index pada kumpulan institusi yang dipilih. Musim yang tertera adalah 2027 Season, dan halaman itu menyatakan angkanya hidup serta terus diperbarui.
Total H-Index di kartu institusi
H-index adalah ukuran yang biasa dipakai untuk melihat seberapa sering karya ilmiah dikutip, dengan cara yang memperhitungkan jumlah karya dan jumlah kutipan sekaligus. AD Scientific Index memakai Total H-Index untuk mengurutkan institusi di snapshot ini. Artikel ini tidak mengarang rumus gabungan di balik angka universitas di luar kalimat yang tertulis di halaman tersebut.
Di kartu profil, bukan di tiga kartu urutan, tertulis 143 researchers ranked dan 87 indexed. Itu dua hitungan yang tampil berdampingan. Halaman yang ditangkap tidak menguraikan selisihnya pada bagian snapshot, jadi selisih itu tidak ditafsirkan di sini.
Yang tidak bisa disimpulkan dari kartu ini
Urutan 71 di Indonesia tidak otomatis menjadi urutan akreditasi, urutan peminat, atau urutan biaya. Akreditasi mengikuti penilaian lembaga akreditasi untuk perguruan tinggi dan program studi. Biaya kuliah mengikuti skema pendaftaran, bukan kartu H-Index. Lencana S10 Advancing Top 6.000 juga tidak dialihkan ke kartu Indonesia, karena pada tangkapan ini lencana itu hanya ada di kartu dunia.
Halaman sumber menyatakan angka musim 2027 hidup dan terus diperbarui. Tanggal yang aman disebut bersama angka ini adalah 17 Oktober 2026. Sumbernya halaman institusi ID 15035.
Pendaftaran online Universitas Raharja sudah dibuka.
Identitas kampus di halaman yang sama
Selain tiga urutan, halaman itu menulis Universitas Raharja sebagai kampus swasta yang berdiri tahun 1994, di Tangerang, Banten, Indonesia. Alamat lengkap yang tampil: Jl. Jenderal Sudirman No.40, RT.002/RW.006, Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15117. Situs yang dicantumkan adalah raharja.ac.id. ID institusi AD-nya 15035.
Ringkasan urutan Indonesia ada di artikel peringkat di Indonesia. Uraian Asia dan dunia ada di artikel peringkat Asia dan dunia.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa arti S10 Advancing Top 6.000?
Itu tulisan lencana pada kartu dunia Universitas Raharja di AD Scientific Index, pada tangkapan 17 Oktober 2026. Lencana itu tidak muncul di kartu Indonesia maupun kartu Asia pada gambar yang sama.
Apakah 143 dan 87 itu jumlah mahasiswa?
Bukan. Kedua angka itu tertulis di kartu profil sebagai researchers ranked dan indexed, yaitu hitungan pada indeks peneliti, bukan jumlah mahasiswa.
Haruskah calon mahasiswa memakai peringkat ini sebagai satu-satunya alasan memilih kampus?
Peringkat ini memberi gambaran jejak publikasi institusi. Pilihan kuliah tetap perlu melihat program studi, jadwal, jalur yang cocok, dan biaya resmi. Itu dibahas di halaman kuliah Universitas Raharja.