Maulana Abbas 0 Comments

Prof. Untung Rahardja Paparkan “AI Empowerment in Education” di WORLDDIDAC ASIA 2025

Hangzhou – Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., M.M., seorang guru besar dan pakar teknologi terkemuka dari Universitas Raharja, menjadi sorotan utama dalam acara bergengsi WORLDDIDAC ASIA 2025. Sebagai Keynote Report di seminar bertajuk “Future School Development” in the Age of AI, Prof. Untung Rahardja berbagi pandangannya tentang bagaimana kecerdasan buatan akan membentuk masa depan pendidikan. Acara yang diselenggarakan pada 18 September 2025 ini menarik perhatian para pelaku industri pendidikan, teknologi, dan akademisi dari berbagai penjuru dunia.

Revolusi Pendidikan di Era AI

Dalam presentasinya yang memukau, Prof. Untung Rahardja menekankan urgensi adaptasi pendidikan di tengah disrupsi teknologi. Ia menyoroti bagaimana kecerdasan buatan bukan lagi sekadar alat pendukung, melainkan menjadi pendorong utama transformasi sistem pendidikan. Menurutnya, era “Future School” akan ditandai dengan personalisasi pembelajaran yang masif, di mana AI memungkinkan kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi unik setiap siswa.

“Di masa depan, guru akan berevolusi dari sekadar pemberi informasi menjadi fasilitator dan mentor,” ujar Prof. Untung Rahardja. “Mereka akan bekerja sama dengan AI untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, efisien, dan inklusif. AI akan membantu menganalisis data performa siswa, mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian khusus, dan bahkan memprediksi jalur karier yang paling sesuai.”

Universitas Raharja sebagai Pionir Inovasi Pendidikan

Kehadiran Prof. Untung Rahardja di panggung internasional tidak lepas dari reputasi Universitas Raharja sebagai institusi yang berani merangkul inovasi. Universitas ini telah lama dikenal sebagai pelopor dalam implementasi teknologi di dunia akademik. Dengan berbagai program berbasis digital dan riset mendalam tentang AI, Universitas Raharja secara aktif mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan di era serba cepat ini.

Partisipasi aktif Prof. Untung Rahardja di WORLDDIDAC ASIA 2025 memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam ekosistem pendidikan global. Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam menciptakan sistem pendidikan yang relevan, adaptif, dan berorientasi masa depan. Diskusi yang dipimpin oleh Prof. Untung Rahardja menjadi katalisator bagi kolaborasi internasional untuk mewujudkan visi sekolah masa depan yang lebih cerdas dan humanis.

Kolaborasi Manusia dan Mesin

Seminar “Future School Development” ini juga membahas tantangan etika dan sosial yang muncul bersamaan dengan adopsi AI. Prof. Untung Rahardja menegaskan pentingnya menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan. “Tujuan utama kita adalah menciptakan manusia yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki empati, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis,” ungkapnya.

Di akhir sesi, Prof. Untung Rahardja mengajak para hadirin untuk melihat AI sebagai mitra strategis, bukan sebagai pengganti. “Masa depan pendidikan bukanlah tentang mengganti guru dengan robot, melainkan tentang bagaimana kita memanfaatkan potensi AI untuk mengoptimalkan peran guru dan memberikan pendidikan terbaik bagi setiap anak.”

Kehadiran dan wawasan Prof. Untung Rahardja di WORLDDIDAC ASIA 2025 sekali lagi membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam revolusi pendidikan global, dengan Universitas Raharja sebagai salah satu motor penggeraknya.

Leave a Comment