
Tangerang, 24 Juni 2025 – Indonesia semakin memantapkan posisinya sebagai destinasi investasi yang menarik di mata dunia. Namun, peluang emas ini juga membawa tantangan tersendiri, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Bagaimana agar UMKM dapat bersaing dan mengambil peran strategis dalam arus investasi global? Pertanyaan fundamental inilah yang menjadi sorotan utama dalam acara “Sharing Santai #209” yang sukses diselenggarakan oleh Universitas Raharja pada Selasa, 24 Juni 2025.
Acara edukatif ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Francisca Sestri, S.E., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Rektor UNIPi Tangerang. Dengan pengalaman dan wawasan mendalam di bidang ekonomi dan bisnis, Prof. Sestri memberikan pemaparan inspiratif mengenai langkah-langkah krusial yang harus ditempuh para pelaku usaha kecil dan menengah agar tidak hanya bertahan, melainkan juga berkembang pesat dalam ekosistem investasi yang kian dinamis.
Dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme di Blue Ocean, Universitas Raharja, Prof. Sestri menekankan pentingnya penguasaan tiga pilar utama yang disebutnya “3B“: Belajar, Berkolaborasi, dan Beradaptasi. Konsep 3B ini bukan sekadar slogan, melainkan kerangka kerja komprehensif yang wajib diinternalisasi oleh setiap pengusaha UMKM untuk meraih kesuksesan jangka panjang.
Prof. Sestri mengawali pemaparannya dengan menyoroti esensi dari “Belajar”. Di era disrupsi digital dan persaingan global yang intens, berhenti belajar berarti stagnasi. Pelaku UMKM harus senantiasa membuka diri terhadap pengetahuan baru, tren pasar terkini, serta teknologi inovatif. Ini mencakup pembelajaran formal melalui pelatihan dan seminar, maupun informal dengan aktif mencari informasi dari berbagai sumber terpercaya. Mempelajari perilaku konsumen, analisis data, strategi pemasaran digital, hingga manajemen keuangan yang efektif adalah bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran berkelanjutan ini. Dengan menguasai aspek-aspek tersebut, UMKM dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan mengidentifikasi peluang pasar yang belum terjamah.
Selanjutnya, Prof. Sestri menguraikan signifikansi “Berkolaborasi”. Di tengah persaingan, berkolaborasi bukanlah tanda kelemahan, melainkan strategi cerdas untuk memperkuat posisi. UMKM dapat menjalin kemitraan dengan sesama pelaku usaha, baik dalam satu sektor maupun lintas sektor, untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Kolaborasi bisa berbentuk berbagi sumber daya, pengalaman, atau bahkan menciptakan produk dan layanan bersama yang lebih inovatif. Kemitraan dengan institusi pendidikan, seperti Universitas Raharja, atau lembaga keuangan juga dapat membuka akses terhadap pendampingan, riset, dan permodalan yang sangat dibutuhkan. Semakin luas jaringan kolaborasi, semakin besar pula daya ungkit yang dimiliki UMKM untuk menghadapi tantangan.
Terakhir, Prof. Sestri menekankan urgensi “Beradaptasi”. Dunia bisnis terus bergerak dan berubah dengan kecepatan luar biasa. Teknologi baru muncul, preferensi konsumen bergeser, dan regulasi ekonomi dapat berubah sewaktu-waktu. UMKM yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini adalah yang akan bertahan dan berkembang. Kemampuan untuk mengubah model bisnis, mengadopsi teknologi baru seperti e-commerce dan pembayaran digital, serta merespons dinamika pasar dengan fleksibel adalah kunci. Adaptasi juga berarti kemauan untuk terus berinovasi, tidak terpaku pada cara-cara lama yang mungkin sudah tidak relevan.
Acara Sharing Santai #209 ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga menginspirasi para peserta untuk segera mengimplementasikan ketiga pilar ini dalam kegiatan usaha mereka. Dengan Belajar secara konsisten, Berkolaborasi secara efektif, dan Beradaptasi secara lincah, UMKM Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga kontributor signifikan dalam menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi pilihan global.
Partisipasi aktif dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pengusaha muda, hingga akademisi, menunjukkan tingginya minat terhadap topik ini. Melalui inisiatif seperti Sharing Santai, Universitas Raharja terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM di Indonesia, menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Diharapkan, ilmu yang dibagikan Prof. Dr. Francisca Sestri akan menjadi bekal berharga bagi UMKM untuk terus melaju dan merebut peluang di tengah kompetisi yang semakin ketat. Keberhasilan UMKM adalah cerminan ketahanan ekonomi suatu bangsa, dan dengan persiapan yang matang, masa depan UMKM Indonesia di kancah investasi global akan semakin cerah.
Penasaran bagaimana para ahli memaparkan strategi pemasaran digital retail secara langsung? Jangan lewatkan kesempatan untuk menonton sesi lengkap seminar ini di YouTube. Klik disini sekarang untuk melihatnya!
MiRa Siap Memberikan Jawaban yang Terbaik!
© 2025 – Universitas Raharja. All Rights Reserved. Powered by Bosindo, Build With ღ